-->
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Junajah Jajah Nurdiansyah kunjungi Pos darurat penanggulangan bencana di desa Bantargadung

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Junajah Jajah Nurdiansyah kunjungi Pos darurat penanggulangan bencana di desa Bantargadung

Mahardikapos| Sukabumi

Berdasarkan Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, telah terjadi peningkatan intensitas hujan di wilayah Kabupaten Sukabumi yang mengakibatkan bencana pergerakan tanah pada hari Rabu 4 Maret 2026 di wilayah Desa Bantargadung dan Desa Bojonggaling Kecamatan Bantargadung Kecamatan Sukabumi. 


Warga masyarakat yang terkana dampak bencana tersebut sebanyak 134 KK dan 475 jiwa. Banyak bangunan rumah yang rusak berat sehingga sebanyak 120 KK dan 407 jiwa terpaksa harus diungsikan. Pengungsian terpusat di Lapangan sebelah Puskesmas Bantargadung) Desa Bojonggaling.

Dewan Dapil 1 DPRD Kabupaten Sukabumi H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd yang didampingi oleh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kecamatan Palabuhanratu, Bantargadung dan Warungkiara mengunjungi lokasi pos pengungsian penanganan darurat bencana pergerakan tanah di Desa Bantargadung dan Bojonggaling Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi pada hari Jum'at, 06 Maret 2026.

“Pada saat ini memang di Kabupten Sukabumi banyak terjadi musibah bencana, seperti di Kecamatan Bantargadung ini. Saya berharap semoga semua warga yang terdampak diberikan kesabaran. Insya Allah saya akan mensupport terus Pemerintahan Kabupaten Sukabumi untuk memprioritaskan daerah-daerah yang terkena bencana. Saya pun mengapresiasi kinerja BPBD Kabupaten Sukabumi yang telah cepat tanggap dalam penanganan bencana, khususnya di Kecamatan Bantargadung ini”. 

Kedatangan beliau disambut hangat oleh para pengungsi, tentu saja mereka berharap penuh kepada beliau agar dapat membawa solusi terbaik untuk mengantisipasi para pengungsi ini dikarenakan rumah yang mereka tinggali sudah hancur semuanya, menumpang ke tetangga atau kesanak saudara pun sudah tidak memungkinkan karena selain sama-sama terdampak bencana juga faktor ekonomi yang kebanyakan dibawah garis kemiskinan. 


Salah satu warga yang terdampak bemcana Edeh menyampaikan bahwa, “Kami mohon agar dapat memberikan bantuan perbaikan rumah kami yang rusak, karena kami tidak mungkin selamanya tinggal ditempat pengungsian ini, dan juga kami tidak mungkin bisa menumpang di tetangga ataupun kerabat karena sama-sama terkena dampak bencana juga rata-rata sama orang yang tidak punya”.

Dengan adanya bencana tersebut tentunya menjadi sebuah momentum menyadarkan diri kita, bahwa saling tolong menolong itu kewajiban kita semua. Semoga Allah SWT mengetuk para pejabat Pemerintah khusunya pejabat Kabupaten Sukabumi agar secepatnya dapat menanggulangi dan memberikan solusi terbaik pada mereka.

Red

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama